Hadiah Nobel adalah serangkaian penghargaan bergengsi yang diberikan setiap tahun kepada individu atau kelompok yang telah melakukan kontribusi yang signifikan dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, perdamaian, sastra, kimia, dan fisika. Penghargaan ini pertama kali diberikan pada tahun 1901, setahun setelah kematiannya, berdasarkan wasiat Alfred Nobel, seorang penemu, insinyur, dan industrialis Swedia yang terkenal karena penemuan dinamit.
Penghargaan ini diberikan atas pencapaian inovatif dalam bidang sastra, penelitian, penemuan, dan upaya yang membantu kemajuan manusia. Untuk menilai dan memilih penerima penghargaan, masing-masing dari lima bidang memiliki komite. Misalnya, Komite Nobel untuk Fisika dan Kimia, dll. Mereka mempertimbangkan hal-hal seperti wasiat Nobel, seperti keunggulan karya, efeknya pada dunia, dan etika yang diembannya.
Penghargaan Nobel adalah pengakuan yang luar biasa bagi mereka yang menerimanya, tidak hanya karena prestasi yang mereka capai, tetapi juga karena hasil dari upaya mereka. Penghargaan ini bukan hanya pujian atas prestasi masa lalu, tetapi juga dorongan untuk inovasi baru dan terobosan dalam ilmu pengetahuan, seni, perdamaian, dan ekonomi. Para penerima Hadiah Nobel adalah individu yang dihormati dan diakui secara internasional bukan hanya karena kejeniusan mereka tetapi juga karena komitmen mereka untuk memajukan pengetahuan, perdamaian, dan keberlanjutan di seluruh dunia.
Hadiah Nobel telah menjadi salah satu penghargaan paling bergengsi yang diakui secara global, dan tujuan Alfred Nobel adalah untuk mendorong dan memberi penghormatan kepada mereka yang telah melakukan kontribusi besar bagi kemanusiaan. Penghargaan ini mendorong para ilmuwan, penulis, aktivis perdamaian, dan pemikir ekonomi untuk terus membuat kemajuan dan berkontribusi pada dunia.
Nobel Prize diberikan kepada individu yang telah melakukan kontribusi yang signifikan dalam bidang-bidang seperti fisika, kimia, kedokteran, sastra, ekonomi, dan perdamaian. Tidak ada batasan usia yang ditetapkan secara resmi. Tidak ada aturan khusus yang menentukan usia penerima Nobel, meskipun sejarah mencatat beberapa penerima termuda yang menerima penghargaan pada usia yang relatif muda.
Kontribusi, inovasi, atau pengaruh yang dibuat oleh individu atau kelompok dalam bidangnya lebih banyak menentukan proses pemberian hadiah. Namun, penghargaan sering diberikan kepada mereka yang memiliki karir yang mapan dan telah memberikan kontribusi yang berkelanjutan di bidang mereka. Kriteria penilaian biasanya lebih berkonsentrasi pada keunggulan, keberhasilan, dan dampak yang dihasilkan daripada usia penerima.
Berikut adalah deretan penerima Nobel Prize termuda:
Peraih Nobel Prize Termuda
